ayo gunakan fasilitas bike.bdg!

bike.bdg logoApa itu bike.bdg?

Bike.bdg adalah gagasan Pak Ridwan Kamil untuk mengurangi kemacetan di kota Bandung dan membiasakan masyarakat dengan budaya bersepeda. Gagasan ini kemudian diimplementasikan dengan kerjasama dari bike.bdg, Ikatan Alumni ITB (IA-ITB), dan bandung creaticity forum. Berikut ini adalah keterangan pada form pembuatan membercard yang saya peroleh dari shelter B-04, Jl. Ganesha.

Sepeda berbagi (Bike Sharing) adalah penyedia sarana transportasi publik berupa unit sepeda yang dapat digunakan oleh masyarakat sebagai alat transportasi keseharian dalam beraktivitas, sebagai usaha pendukung peningkatan aspek pariwisata kota dan juga salah satu upaya penanggulangan permasalahan atmosfir lingkungan, baik polusi udara maupun kemacetan lalu lintas.

Kota Bandung direncanakan sebagai kota pertama di Asia Tenggara yang akan merealisasikan program Sepeda Berbagi (Bike Sharing), diterapkan pada titik kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi dan padat, dengan membagi dua zona di Kota Bandung dalam peletakan halte yang terintegrasi keseluruhannya.

Ide ini saya dengar pertama kali langsung dari Pak Ridwan Kamil saat Latihan Kepemimpinan ITB 2012 di Dodik Belanegara, Lembang, 23-28 Mei Lalu. Beberapa minggu setelah itu saya melihat pembangunan shelter di Jl. Ganesha. Operasi bike.bdg di Jl. Ganesha baru berlangsung beberapa minggu lalu.


Bagaimana cara menggunakan fasilitas bike.bdg?

Saya hari ini (7/7/2012) menyempatkan waktu untuk menghampiri shelter B-04, Jl. Ganesha, dan mewawancarai petugas jaga di sana yang bernama Devi dan baru bekerja 6 hari sebagai petugas penjaga shelter B-04 menggantikan temannya. Saat saya tanya berapakah upah yang didapatkan penjaga shelter, Devi menjawab dirinya belum mendapatkan informasi apa-apa mengenai upah. Ia memilih bekerja sebagai petugas penjaga shelter karena biasanya berdiam diri di rumah, tanpa kerjaan, aku Devi.

Untuk dapat meminjam sepeda dari shelter bike.bdg kita harus meninggalkan kartu identitas (KTP/SIM/KTM) atau membercard bike.bdg yang dimiliki, setelah itu kita dapat memilih sepeda mana yang tersedia di shelter, sesuai kebutuhan kita.

shelter bike.bdgShelter bike.bdg terbagi ke dalam dua zona, yaitu zona A dan B. Shelter A-01 hingga A-05 terletak di Buah Batu, sedangkan shelter B-01 terletak di Jl. Siliwangi, B-02 dan B-03 di Jl. Dipati Ukur, B-04 di Jl. Ganesha, dan B-05 di Jl. Surapati. Shelter ini diharusan beroperasi dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore. Namun pada kenyataannya di hari kerja shelter baru buka jam 7 pagi, Devi mengatakan ini terjadi karena keberangkatan petugas di hari kerja biasanya tidak lepas dari kemacetan, jadi ada toleransi khusus.

Berapa tarifnya?

Tarif untuk hari kerja (Senin-Jumat) ditetapkan sebesar Rp 3.000/jam. Ada toleransi 10-15 menit sebelum masuk ke dalam hitungan jam selanjutnya. Untuk weekend (Sabtu-Minggu) karena Bandung menjadi kunjungan wisata, tarifnya menjadi Rp 10.000 satu jam pertama, kemudian kelipatan Rp 5.000 pada hitungan jam kedua dan seterusnya.

Bagaimana agar dapat bertransportasi antarhalte?

Anda harus memiliki member card bike.bdg terlebih dulu. Member card ini dapat dibuat dengan mengisi form terlebih dulu di shelter.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s