Berhentilah memakan bangkai wahai manusia! [ghibah via fb dan twitter]

بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah yang Mahapengasih Mahapenyayang.

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
Semoga kesejahteraan, rahmat, dan barakah Allah dilimpahkan kepadamu.

Doexperter, kita tidak dibenarkan membicarakan orang lain, walaupun memang faktanya begitu atau telah diketahui benar kabarnya. Apalagi membicarakan yang belum benar kabarnya! Kita berlindung kepada Allah dari kealpaan untuk tidak melakukannya.
Hal-hal apa yang tidak boleh kita bicarakan mengenai orang lain? Yaitu hal-hal yang tidak ia inginkan terungkap atau dibicarakan orang lain. Lihat penjelasan dari Islam di sini.
Saya akan coba menjelaskan kenapa hal ini tidak dibenarkan dan sangat berbahaya dari sudut pandang saya.
Ini akan sedikit filosofis, tetapi saya akan memudahkan anda untuk mengerti.

ghibahKenapa manusia sering membicarakan orang lain?
Kebanyakan orang berbicara untuk menyatakan dia ada. Ada yang berbicara untuk menyatakan dia tahu atau untuk menjawab keingintahuannya. Yang terbaik adalah yang berbicara untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
Kita berbicara mengenai hal-hal yang memang kita ketahui. Pengetahuan tidak lepas dari apa yang kita lihat, kita dengar, kita rasa, kita raba, kita cium. Sekarang apa yang kita lihat, dengar, rasa, raba, dan cium? Dunia kita. Siapa yang mengisi dunia kita? Manusia, hewan, tumbuhan, dan benda tak hidup. Siapa yang paling berpengaruh aktif terhadap dunia kita? Manusia! Itulah kenapa manusia sering membicarakan manusia. Karena salah satu pengetahuan manusia adalah manusia itu sendiri. Haha membingungkan ya? Jika kita tidak mengontrol, kita bisa membicarakan segala pengetahuan kita kepada siapa saja. Padahal belum tentu itu baik.

Dasar hubungan manusia
Hubungan antarmanusia yang selalu diharapkan pada dasarnya adalah hubungan yang berlandaskan kepercayaan, bukan kepentingan. Orang-orang yang berteman (atau menjalin hubungan) dengan orang lain atas dasar kepentingan tidak akan pernah benar-benar mendapatkan seorang sahabat. Sebaliknya, orang-orang yang membangun kepercayaan terhadap siapa saja yang ia temui akan mendapatkan kemudahan hidup yang tidak diduga-duga. Karena kita percaya kepada seseorang lah kita nyaman bercerita apapun kepadanya. Lama-kelamaan akan timbul suatu perasaan mengasihi dan mencintainya, sebuah awal dari persatuan dan kesatuan manusia dalam jumlah besar. Kita harusnya sadar bahwa kita tercipta untuk saling bekerjasama dalam mewujudkan kehidupan yang makmur di bumi dan diridai Allah. Tidak boleh menyakiti orang lain sedikit pun. Baik secara fisik maupun batin. Baik yang kita percaya maupun yang kita tidak percaya kepadanya. Tidak ada gunanya membangun hubungan negatif kepada orang lain. Jika ada gunanya, tolong beritakan kepada dunia! Apa kabar dengan kenyataannya? Bahkan banyak manusia yang tidak tahu untuk apa ia diciptakan. Pertengkaran hal yang biasa. Pembunuhan seolah bukan dosa. Padahal setiap hal yang menyebabkan keretakan dan kehancuran persatuan adalah sebuah dosa yang nyata. Karena hal-hal itu membawa manusia kepada seburuk-buruk keadaan setelah ia diciptakan. Salah satunya adalah ghibah atau membicarakan orang lain.

Sebahaya apakah akibat membicarakan seseorang di belakangnya?
Islam memang diturunkan sebagai rahmat untuk seluruh alam. Agama paling banyak aturan memang. Tetapi semua aturannya membawa kebaikan. Sampai-sampai umatnya sangat dilarang keras membicarakan orang lain di depannya apalagi di belakangnya. Diibaratkan jika seseorang membicarakan saudaranya atau berghibah seperti memakan daging bangkai saudaranya itu. Ya orang-orang yang berghibah memang menjijikkan seperti itu! Alasannya sederhana, karena ghibah menumbuhkan kebencian, merusak persatuan. Kehidupan ini harusnya aman, tentram, damai, sejahtera. Tetapi banyak di antara manusia berbuat kerusakan. Berawal dari berselisih hati dan benci, iblis dan bala tentaranya tentu tidak akan diam saja dengan kesempatan emas ini. Mereka membuat manusia terpecah ke dalam golongan-golongan. Kemudian menyulut perseteruan antar golongan hingga saling bunuh, perang, pertumpahan darah pun tak dapat dihindarkan. Seseorang yang membunuh orang lain tanpa alasan yang benar memang seolah membunuh seluruh manusia. Seseorang yang menyelematkan nyawa orang lain benar memang seolah menyelamatkan manusia seluruhnya. Ini karena manusia memang membutuhkan satu sama lain. Manusia yang kurang bermanfaat kepada sekitarnya pun butuh makan. Artinya dia bekerja untuk memperoleh penghasilan, membelanjakan uangnya, dan secara tidak langsung dia membantu orang yang menjual makanan. Padahal kebutuhannya tidak hanya makan. Ada banyak. Maka secara tidak langsung, banyak pula yang ia bantu. Apalagi jika dia adalah orang yang membawa banyak manfaat bagi orang lain. Sungguh terlalu jika ada yang berani membunuhnya.
Untuk orang-orang melankolis, sebuah gangguan walaupun kecil bisa menjadi ancaman besar bagi ketentraman hatinya. Inilah deritanya orang melankolis. Mungkin saja seorang melankolis yang mendengar dia dibicarakan secara diam-diam oleh teman-temannya menjadi sangat tertekan mentalnya dan pada akhirnya menggantung dirinya sendiri. Berhati-hatilah kawan.

Cerita
Oke, saya cukupkan pelajaran filsafatnya. Masuk ke cerita nyata. Saya sangat sadar membicarakan orang lain sangat berbahaya, tetapi suatu saat karena seru dengan pembicaraan dan setan benar-benar telah membuat saya lupa akan larangan ini, saya dengan sebelumnya memastikan bahwa orang yang dibicarakan tidak mendengar, merasa sah-sah saja membicarakannya. Sangat halus, hal yang mungkin tidak terlalu menyakiti hati untuk sebagian orang. Saya berkata kepada seorang teman, “Kita harus berhati-hati memberitahukan isi hati kepada dia karena dia ada di banyak pihak”. Ternyata saya tidak menyadari seseorang yang dibicarakan itu berada dalam jarak yang tidak terlalu jauh untuk mendengar ucapan saya. Dia adalah teman dekat saya, mulai dari saat itu, saya rasa kepercayaan dia terhadap saya mulai berkurang, terlihat dari sikapnya. Saya sangat menyesal. Lihatlah, jika hal yang halus seperti itu saja memberikan efek yang sangat mampu mengikis persahabatan dua insan, apalagi hal-hal yang nyata membicarakan keburukan seseorang! Apalagi berita yang belum tentu benar tetapi kita terus membicarakannya! Asumsikan itu adalah kebohongan yang dibuat-buat, bagaimanakah perasaan kita jika kita adalah orang yang dibicarakan?

Tren masa kini
Semua hal bisa dimanfaatkan untuk kebaikan dan keburukan. Ghibah pun di zaman sekarang bisa dilakukan melalui status facebook dan kicauan di twitter. Banyak saya jumpai status orang kontroversial antara ingin menyindir seseorang tetapi berusaha mengurangi keterusterangannya dengan menggunakan kata-kata yang ambigu dan yang semisalnya agar pembaca tidak mengerti siapa yang dimaksud. Sesungguhnya ini adalah ghibah modern. Lihatlah betapa banyak kasus di meja persidangan atas gugatan pencemaran nama baik berawal dari kicauan sembarangan di twitter!
Bukankah lebih baik jika kita langsung menasehatinya atau berterus terang? Jika tidak, maka tentu tidak ada pilihan lain kecuali diam! Janganlah kita menyulut permusuhan dan kebencian. Berbuatlah kebaikan saja, bicaralah yang bermanfaat saja, jika tidak: DIAM. Mulai saat ini tolong STOP MENGONSUMSI BANGKAI WAHAI MANUSIA!

والسلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Ditulis oleh: Iqbal Novramadani (Noe)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s