Begini caranya dapetin dosen idaman

بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah yang Mahapengasih Mahapenyayang.

السلام على المؤمنين ورحمة الله وبركاته
Semoga kesejahteraan, rahmat, dan barakah Allah dilimpahkan kepada orang-orang yang beriman.

“Wah dosen gue gak ada yang bener semester ini!” atau “Dosennya gak enak!” mungkin sering kita dengar dari mahasiswa/i di Indonesia. Ada dua hal yang bisa ditafsir dari kalimat tersebut.

Yang pertama, bahwa kualitas dosen di Indonesia memang belum cukup baik. Yang kedua, bahwa orang yang mengatakan dua hal di atas itu atau mengatakan kata-kata yang semisal dengannya adalah seorang mahasiswa yang kufur nikmat.

Kedua hal ini yang akan saya bahas dalam tulisan kali ini.

DOSEN

Dosen itu harusnya “benar-benar dosen”, atau istilah lainnya, bisa membuat mahasiswanya belajar dari dia. Bukan yang hanya mengajari mahasiswanya. Pelajaran berharga dari sebuah ungkapan cerdas “We can teach dog to whistle but dog never learn to whistle.” Oleh karena itu, saya sarankan jangan pernah jadi dosen kalo kamu tidak cinta dengan pendidikan dan tidak bersemangat untuk mengajari orang lain. Dosen itu pekerjaan yang berat dan menentukan, kalau diemban oleh orang yang tidak tepat maka hancurlah suatu negara. Sebegitukah? Ya! Pada dasarnya dosen-dosen ini adalah instruktur atau pengajar untuk jenjang tertinggi pada dunia pendidikan. Jika dosen-dosen ini gagal, maka output dari jenjang pendidikan tertinggi ini akan sangat buruk kualitasnya, atau malah kuantitas outputnya menurun (mahasiswa memilih untuk meninggalkan kuliah). Padahal kita sadari, bahwa penopang kemajuan peradaban adalah orang-orang yang paling berilmu di suatu negara itu. Maka ketika transfer ilmu gagal dilakukan dengan sebab “dosen gagal”, maka hancurlah negara.

MAHASISWA

Perhatikanlah bahwa bentuk dari rasa syukur adalah, pertama, menerima dengan ikhlas rezeki yang diberi Allah, kedua, memuji Allah atas hal itu, ketiga, memanfaatkan rezeki yang Allah berikan itu untuk kebaikan. Ketika mahasiswa tidak mensyukuri dosen yang ditakdirkan untuknya, malah mengutuk, maka apalagi kata-kata yang tepat selain mahasiswa kufur nikmat atau mahasiswa yang tidak bersyukur? Seperti yang Allah jelaskan

Jika kalian bersyukur, pasti Aku (Allah) akan tambah (kenikmatan) untuk kalian, dan jika kalian ingkar, sesunggahnya adzab-Ku sangatlah pedih.(Ibrahim: 7)

Jadi wajar aja kalo kita terus-terusan dapet dosen yang kurang bagus lah, gak enak lah, apapun istilahnya. Ingatlah bentuk nikmat Allah itu bermacam-macam, bukan cuma uang, kendaraan, dan barang-barang fisik. Pendidikan yang kita enyam juga nikmat Allah, dosen yang kita dapat juga nikmat Allah.

Selain dengan mensyukuri tipe dosen apapun yang sekarang mengajar kita, atau yang telah mengajar kita, berdoalah kepada Allah agar kita selalu diberikan guru yang terbaik, dosen yang terbaik. Jangan lupa berdoa. Karena yang menentukan segala sesuatu itu adalah Allah.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Mohon maaf apabila ada kekurangan dan kesalahan.

Ditulis oleh: Iqbal Novramadani (Noe) – 2/22/2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s