Membangun Industri Mobil Listrik?

Dengan nama Allah Yang Mahapengasih Mahapenyayang

Sekarang saya sudah berada di pertengahan periode Kerja Praktek di PT Len Industri Persero. Saya membantu di proyek pembuatan mobil listrik. Jika ditanya mengapa memilih mobil listrik, mungkin jawaban yang paling tepat dikarenakan keinginan saya mengonversi semua alat bantu/pesawat yang digunakan manusia menjadi electrical-based. Ini sejalan juga dengan keinginan saya untuk membuat generator listrik skala besar dari piezoelectric material sebagai penyuplai energi tambahan untuk semua peralatan elektrik.

Belakangan ini saya sangat tertarik dengan elektromagnetik, terutama medan magnetik yang tak kasat mata yang mampu menggerakkan arah dipol magnet dalam material untuk menyesuaikan diri dengan arah medan itu. Saya selalu berdecak kagum kalau melihat eksperimen dari hukum Faraday, Oersted, Lorentz, Lenz, pokoknya semua yang magnetik-elektromagnetik. Seperti memanggil jiwa saya untuk menyelam lebih jauh ke dalam rahasia agung itu – hubungan medan dan hukum alam atau lebih tepatnya cara Allah mengatur segala sesuatu. Salah satu pemanfataan prinsip elektromagnetisme digunakan pada motor listrik sebagai penggerak pada mobil listrik.

Saya tidak akan membahas betapa menakjubkannya pengaruh medan tak kasat mata itu memutar motor sehingga bisa membawa kita bermanuver dengan kecepatan tinggi di dalam sebuah mobil listrik. Kali ini yang saya ingin bahas adalah apa yang harus kita lakukan untuk mendirikan industri mobil listrik yang mendunia seperti Tesla Motors?

Sebelum masuk ke inti bahasan, ayo kita renungkan dulu, kenapa di dunia ini ada orang yang bisa melantunkan Al-Qur’an dengan irama yang menenangkan jiwa dan ada pula yang tidak? Ada yang bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah dan ada pula yang tidak? Ada yang bisa menggambarkan sesuatu yang detail dengan mudah dan ada pula yang kesulitan menggambarkan benda-benda yang sederhana?

Setahu saya, orang yang bisa melantunkan Al-Qur’an dengan irama yang menenangkan jiwa, di masa awal belajar mereka memulainya dengan pengucapan yang benar-benar fasih untuk setiap huruf. Mereka bisa mengulang-ngulang iqra’ berkali-kali hingga yakin betul mereka telah mengucapkan makhraj dengan benar, di saat teman-teman yang lainnya menyepelekan pengucapan dasar huruf hijaiyah dan buru-buru ingin cepat-cepat selesai Iqra’ dan bisa membaca Al-Qur’an. Alhasil orang yang ingin cepat-cepat ke Al-Qur’an terbata-bata saat pindah dari Iqra’ 6 ke Al-Qur’an dan jangan harap mereka membaca dengan irama. Adapun mereka yang bersabar mempelajari Iqra’ secara tuntas di seluruh bagiannya, pindah ke Al-Qur’an tanpa hambatan sama sekali. Mereka awalnya mengikuti irama beberapa Qari yang mereka sukai, namun pada akhirnya mereka menemukan iramanya sendiri.

Untuk menjadi seorang yang bisa menjawab soal sesulit apapun, kita harus sangat sangat memahami dasar ilmunya. Orang-orang ini bersabar mempelajari teori-teori rumit di saat teman-teman yang lain hanya peduli dengan soal-soal terjawab dengan harapan soal yang sama keluar di ujian.

Adapun orang yang dapat menggambar suatu benda dengan sangat detail adalah mereka yang benar-benar memerhatikan benda itu secara seksama, menyeluruh, dan tak ada bagian dari benda itu yang terluput, sehingga mereka bisa merekonstruksi benda itu di otaknya. Ketika suatu benda bisa terekonstruksi di otak dengan sempurna, bukanlah suatu kesulitan memindahkannya ke atas kertas. Kebanyakan orang hanya peduli sebuah handphone punya dua bagian jika terlihat dari depan, yaitu layar dan tombol. Sehingga ketika menggambarkan sebuah handphone mereka hanya dapat menggambarkan sebagaimana yang terekam dalam otaknya itu, handphone: layar dan tombol. Sebaliknya seorang pelukis akan memerhatikan tiap lekuk, warna, dan posisi dari komponen yang menyusun sebuah handphone.

Apa hubungan ketiga perumpamaan tadi dengan pertanyaan “Apa yang harus kita lakukan untuk mendirikan industri mobil listrik yang mendunia?”

Dalam kesempatan ini yang ingin saya tekankan adala tidak akan mungkin kita menjadi seorang expert dalam bidang apapun jika kita tidak menguasai, menyepelekan, apalagi menolak untuk mempelajari sesuatu dalam bidang itu. Mungkinkah kita mendirikan industri mobil listrik? Ya, jika kita bisa menguasai semua ilmunya. Bukankah sangat banyak dan luas sekali ilmu yang harus kita miliki, mulai dari prinsip kinerja motor hingga desain rangka dan interior mobil yang bisa meneteskan air mata orang yang kagum melihat keindahannya? Tepat sekali, dan semua itu dapat menjadi kenyataan hanya jika kita meluangkan waktu untuk belajar dengan sungguh-sungguh di setiap hari dan kesempatan yang kita miliki. Idiot sekali rasanya memiliki impian besar tanpa melakukan aksi yang signifikan dalam keseharian kita.

Kita tidak akan berhasil membangun industri itu jika kita belum mampu membuang rasa malas dan “pengen santai dulu” dalam keseharian kita. Kita tidak akan berhasil membangun industri itu saat kita kehilangan semangat ketika melihat toeri dan rumus yang rumit. Hasil akhir adalah cerminan dari proses yang dilalui. Semakin berat dan susah payah proses kita menempa diri sendiri untuk membangunnya, semakin baik hasilnya. Jika pada akhirnya hasilnya ternyata “tidak terlalu baik” atau hanya “baik”, bukan “menakjubkan”, pasti ada kesalahan dalam proses perintisannya. Dan industri dengan hasil yang hanya “baik” bukannya “menakjubkan” tidak akan mendunia.

Sabar adalah senjata perjuangan. Gunakanlah dia dalam proses panjang ini. Membangun industri berarti membangun kemandirian bangsa. Semakin mandiri suatu bangsa, semakin bermartabat ia dalam pergaulannya dan semakin berkesempatan ia membantu yang lainnya.

Ditulis oleh Iqbal Novramadani – 22 Juni 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s