Selamat datang mobil terbang di abad 21!

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dengan nama Allah Mahapengasih Mahapenyayang

Sebenarnya blog ini saya buat untuk mendokumentasikan ide-ide brilliant yang sempat terlintas dalam pikiran, namun belakangan meluas untuk mempublikasikan gagasan dan pandangan. Untungnya kali ini saya akan mengisi blog ini sesuai dengan tujuan awalnya. Dua hal yang ingin saya sampaikan kali ini mengenai Madani Research Group dan Flying Car Project.

Madani Research Group hanyalah sebutan iseng untuk seolah-olah melembagakan kerjasama dalam riset yang saya lakukan dengan beberapa teman. Tetapi juga teriring doa semoga Madani Research Group ini bisa segera terwujud dalam waktu dekat, menjadi kumpulan manusia-manusia yang bisa melakukan lompatan-lompatan dalam teknologi dan sains dengan “doing research passionately”.

Flying Car Project adalah sebuah project yang akan saya lakukan setelah Idul Fitri bersama Harish Mahatma Putra, Insya Allah. Saya ingin membuat sebuah mobil terbang dengan memanfaatkan prinsip elektromagnetik, gaya Lorentz tepatnya, bukan dengan propulsi udara seperti selama ini kita lihat dan dengar.

Saya mau cerita sedikit tentang mobil terbang. Saya sewaktu kecil (dimulai dari kelas 6 SD) bercita-cita membuat mobil terbang. Namun ilmu saya waktu itu sangat sangat terbatas. Saya beberapa hari berpikir keras bagaimana membuat cara membuat mobil terbang. Dalam pikiran saya yang terlintas hanya prinsip propulsi udara dan mesin jet. Cita-cita ini tetap saya pegang hingga suatu saat di SMA saya mendengar kabar bahwa mobil terbang dengan propulsi udara sudah dilakukan di Amerika dan saya putus asa waktu itu. Saya yang dulunya ingin sekali masuk Teknik Mesin ITB untuk mewujudkan mobil terbang ini langsung mencoret Teknik Mesin dari pilihan saya. Akhirnya takdir membawa saya ke Teknik Elektro ITB. Ide ini bisa saya dapatkan mungkin erat kaitannya dengan bacaan saya tentang prinsip kerja motor listrik karena project saya Kerja Praktek di PT Len Industri (Persero) kan tentang kontrol motor listrik. Pada suatu pagi hari yang cerah saya berkunjung ke kos teman saya, seorang Ketua Himpunan Fisika, nama samarannya Abel haha. Entah apa yang ada dalam pikiran saya waktu itu saya bilang “Gue mau buat mobil terbang, tapi bukan dengan propulsi udara bel, dengan manfaatin magnet bumi.” Ide itu tiba-tiba saja terlontar dari mulut saya. Belakangan saya baru berpikir keras atas gagasan itu. Tetapi magnet bumi sangat lemah, bagaimana cara memanfaatkannya? Selang beberapa hari barulah saya bisa mendapatkan cara yang secara teoretis memungkinkan untuk memulai eksperimen. Saya sangat sangat senang dan bersemangat sekali sewaktu mendapatkan gagasan ini, beberapa teman sempat saya kabarkan.

Prinsipnya sederhana, hanya memanfaatkan gaya Lorentz! Bayangkan ada dua buah magnet menggantikan roda pada mobil. Di antara keduanya tentu terdapat medan magnetik. Lorentz menyatakan jika ada kawat berarus di dalam medan magnetik, maka akan timbul gaya pada kawat yang berbanding lurus dengan besar medan magnetik, arus yang mengalir, dan panjang kawat. F=ILxB, sekarang anda ingat? Arah gaya ini tegak lurus terhadap medan magnetik dan arus. Ingat baik-baik cross product. Dengan demikian, sangat mungkin membuat gaya maju dan mundur jika ada kawat vertikal di antara kedua magnet. Untuk gaya ke atas dan ke bawah diperoleh dari kawat yang horizontal.

Saya baru menyadari hikmahnya masuk Teknik Elektro. Karena keilmuan elektro lah yang sangat dekat dengan project ini, bukan teknik mesin. Alhamdulillah, alhamdulillah, segala pujian untuk Allah.

Mohon doanya semoga riset saya kali ini berhasil dan bisa membuat lompatan teknologi dalam abad ini. Kita bisa berseru, selamat datang mobil terbang di abad 21!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s