Ditilang? Jangan panik! Jalani saja sesuai hukum negara.

Dengan nama Allah Yang Mahapengasih Mahapenyayang

Seminggu yang lalu saya ditilang polisi karena melanggar rambu lalu lintas yang tidak terlihat sewaktu saya lewat. SIM saya ditahan kemudian diberikan surat tilang. Saya penasaran, gimana ya kelanjutannya? Tertulis di surat tilang agar saya menghadiri sidang di Pengadilan Negeri di Jl. R.E. Martadinata Bandung tanggal 2 Agustus 2013. Hari ini saya pun berangkat ke Pengadilan Negeri.

Di depan Pengadilan Negeri terpampang jelas spanduk yang menghimbau orang-orang agar tidak menggunakan calo untuk menyelesaikan kasus pelanggaran lalu lintas. Saya yang semakin penasaran sempat didatangi calo. Dia mulai dengan bertanya, “Ditilang a? Mau diurusin?” Dengan cepat sambil tersenyum dan bergerak menuju gerbang Pengadilan Negeri meninggalkan sang calo saya menjawab, “Iya. Oh gak usah, biar saya urus sendiri aja.”

Masuk ke bagian Meja Informasi saya langsung tanyakan dimana tempat sidang tilang. Setelah diarahkan ke tempat yang dimaksud, saya langsung memberikan surat tilang kepada petugas yang dari tadi saya lihat memanggil-manggil nama orang yang sedang duduk di deretan kursi tunggu.

Ternyata tidak sidang seperti yang ada dalam pikiran saya. Hanya sebatas kasih surat tilang, tunggu di kursi, setelah nama dipanggil dan bayar denda, selesai, SIM saya kembali. Lebih mirip seperti nunggu antrean untuk melakukan pembayaran daripada yang namanya sidang.

Oh ya, denda yang saya bayarkan Rp 50.000. Dengan prosedur sesuai hukum gini Insya Allah duitnya masuk ke kas yang bener, bukan ke kantong orang-orang yang haus harta.

Jadi kalo ditilang ama polisi jangan panik, jalani aja prosedurnya dengan santai. Jadilah warga negara yang baik. Jangan mau ngambil SIM/STNK ke Polres sebelum jadwal sidang. Waktu ditilang saya juga dikasih tau begitu sama polisi yang nilang. Katanya, “kalau mau ngambil sebelum tanggal 2 Agustus silakan ke Polres di Jl Jawa.” Tapi saya curiga aja karena tidak tertulis di surat tilang. Mendingan ikutan apa yang tertulis aja kan?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s