Perintah Tuhan agar Manusia Berlaku Baik kepada Kedua Orang Tua (Pembahasan Surah Al Ahqaf ayat 15-16)

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Dengan nama Allah Yang Mahapengasih Mahapenyayang

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berkata, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertobat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim.

Mereka itulah orang-orang yang Kami terima amal baik yang telah mereka kerjakan, dan (orang-orang) yang Kami maafkan kesalahan-kesalahannya, (mereka akan menjadi) penghuni-penghuni surga. Itu janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.”

(Terjemah Qur’an Surah Al Ahqaf : 15-16)

Dalam ayat ini Allah memerintahkan manusia, demikianlah maknanya, bahwa ini perintah untuk seluruh manusia, tidak peduli apa jenis kelaminnya, sukunya, bangsanya, negaranya, termasuk agamanya. Perintah khusus untuk orang beriman biasanya diawali dengan kalimat “Wahai orang-orang yang beriman..”. Dan perintah khusus untuk orang muslim biasanya diawali dengan “Wahai orang-orang muslim..”. Allah selalu menyebutkan dengan jelas, untuk siapa perintah yang Ia berikan.

Kenapa begitu? Karena agama Islam adalah agama untuk seluruh alam. Ketahuilah bahwa agama Islam tidak pernah memaksa orang dari agama lain untuk meninggalkan agamanya. Dalam penaklukan suatu kota atau daerah biasanya orang-orang di kota atau daerah tersebut diberi tiga pilihan, pertama: masuk Islam; kedua: tunduk kepada pemerintahan Islam dengan tetap memegang agama mereka dan wajib membayar jizyah (pajak); ketiga: menolak dua pilihan sebelumnya dan diperangi hingga Allah menentukan kemenangan bagi kaum muslimin atau syahidnya kaum muslimin. Jadi tidak benar kalau Islam doyan perang seperti yang difitnahkan oleh pemalsu sejarah dari Barat karena ketakukan saat Kesultanan Turki bisa menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453. Konstantinopel adalah kota yang terkenal dengan kekuatan pertahanannya, yang selama lebih dari seribu tahun belum dapat ditembus oleh semua penyerangnya. Ketika Konstantinopel takluk, mereka terkagum-kagum dengan kebaikan orang Islam dan kesejahteraan yang tersebar di seluruh negeri Islam, mereka sadar bahwa isu yang menyebutkan Islam adalah agama perang dan keras adalah kebohongan besar, malah mereka merasa keadilan lebih merata di Konstantinopel ketika kota tersebut di bawah pemerintahan Islam.

Allah menjamin akan kesejahteraan hidup bangsa dan negara yang menegakkan hukum dan perintah Allah. Salah satunya adalah perintah di ayat ini. Walaupun di bawah pemerintahan muslim itu sendiri masih ada orang-orang yang belum berislam.

Tentu saja perintah dalam ayat 15 Surah Al Ahqaf ini berlaku untuk semua warga negara di bawah pemerintahan muslim, bahwa mereka harus berbuat baik kepada orang tuanya. Dan itu mutlak, setiap saat, tidak dapat ditawar dengan alasan apapun.

Dalam ayat ini juga Allah menyebut dirinya Tuhan (dalam kalimat: “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk..) karena ini ayat yang ditujukan untuk semua manusia. Dalam ayat ini juga disebutkan betapa susahnya seorang Ibu yang mengandung dan menyapih anakanya. Tidak ada yang dimuat dalam Al-Qur’an kecuali kebenaran. Ketika Allah menyampaikan hal itu susah, maka hal itu benar-benar susah. Tidak ada kebohongan sedikitpun. Ketika Allah memberikan contoh yang mulia dengan menyebut nama-nama tertentu dalam Al-Quran seperti nama Nabi dan nama orang-orang soleh lainnya seperti Luqman dan Maryam, maka mereka memang benar-benar mulia. Ketika memberikan contoh kejahatan, maka Allah memberi contoh Fir’aun dan kaum-kaum yang melampaui batas. Allah mengulang-ngulang sesuatu bukan asal-asal, ada makna penekanan di sana. Kenapa Allah meyebutkan Fir’aun berulang-ulang? Karena manusia yang paling jahat dan kufur adalah Fir’aun. Manusia mana lagi yang pantas digelari seperti itu selain manusia yang mengaku dirinya Tuhan?

Namun perhatikan bahwa di akhir ayat 15 Surah Al Ahqaf, Allah sangat mengharapkan, setelah manusia benar-benar mematuhi perintah-Nya untuk berbuat baik kepada kedua orangtuanya, mereka bertaubat dan masuk Islam. Barulah mereka bisa mendapatkan surga yang dijanjikan Allah pada ayat berikutnya.

Orang Islam sepakat bahwa tidak akan masuk surga kecuali orang yang meyakini bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu baginya. Kasus khusus untuk orang-orang yang hidup setelah Nabi Muhammad Shalallaahu’alaihiwasallam diutus, harus membenarkan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Masalah masuk surga ini juga tergantung keridaan Allah kepada hamba-Nya. Jadi jangan heran kalau ada wanita pelacur masuk surga hanya karena menolong anjing yang kehausan (ini beneran ya, ada haditsnya). Tapi ada satu hal yang jelas, bahwa wanita pelacur ini adalah orang yang percaya kepada Allah. Dan sebaliknya, ada seorang muslim yang ikut berperang bersama kaum muslimin dikhabarkan Rasulullah berada di neraka (ini juga ada haditsnya). Kok bisa? Padahal semua kaum muslimin saat itu mengakui kelihaiannya di medan perang layaknya pahlawan yang siap memberantas kemusyrikan. Kaum muslimin mengira ketika jasadnya ditemukan di medan perang bahwa dia akan mendapatkan surga. Tetapi Rasulullah malah bilang tempatnya bukan di surga, tapi neraka. Mau tau kok bisa di neraka? Karena niatnya berperang bukan untuk Allah dan dia mati membunuh dirinya sendiri karena tidak tahan dengan luka yang dia dapat selama berperang di perang terakhirnya.

Oleh karena itu, sebegitu pentingnya manusia untuk berbaik kepada kedua orangtua, hingga manusia harus diseru tentang hal ini dalam Al-Quran yang mulia. Maka tidaklah patut bagi kita menganggap remeh hal ini, karena ini merupakan kebaikan yang wajib dilakukan dan kebaikan yang unggul.

Sekian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s